Jumat, 01 Mei 2015

giok aceh



KISAH GIOK ACEH RAKSASA 20 TON

Penemuan 20 ton batu Giok Aceh menciptakan geger warga juga peminat batu mulia & batu akik di semua Indonesia. Giok raksasa itupun dikabarkan jadi perebutan antarwarga di Aceh.

Pemerintah Daerah serta ingin tak akan mesti turun tangan mengurus penemuan batu giok Aceh raksasa itu. Menurut penelusuran kantor informasi Antara Aceh, tim terpadu Pemda sukses sukses mengeksekusi juga mengangkat lima ton batu giok Aceh yg sampai kini diperebutkan masyarakat di Kreung Isep Pante Ara, Kecamatan Beutong, Kab Nagan Raya, Propinsi Aceh.

“Memasuki hri ke empat telah ada kurang lebih lima ton yg sukses dibelah & diambil, disaat ini yg dieksekusi telah diamankan dalam gudang rumah ketua DPRK Nagan Raya,”kata Kepala Instansi Pertambangan & Energi Nagan Raya Samsul Kamal di Jeuram, Rabu (25/2/2015).

Semua belahan dari bongkahan batu giok Aceh yg ditawar puluhan miliar rp tersebut, menurut ide, diamankan sementara dalam gudang rumah Ketua DPRK Nagan Raya Hj Kelimah juga sebagai istri bupati Nagan Raya T. Zulkarnaini.

Konsep eksekusi batu lumut Aceh mengandung kategori Solar & Indocress tersebut telah lebih sepekan terakhir, dapat namun tim sewaktu ini terkendala oleh suasana yg belum demikian kondusif lantaran tarik ulur kepemilikan oleh warga pedalaman.

diluar itu, penduduk pedalaman Kreung Isep, Beutong, meminta sektor sebelum dieksekusi oleh tim dibentuk pemerintah dalam upaya mencari solusi supaya tak berlangsung kericuhan diantara masyarakat.

“Jenis yg kita dapatkan seperti Solar & Indocress, pengamana oleh TNI Polri tetap konsisten dilakukan hingga tuntas, sebab dalam eksekusi ini kita melibatkan seluruh pihak,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Beutong, Marsyakala terhadap jurnalis mengemukakan, warga setempat cuma meminta hak atas penemuan batu ini maka ada nilai kearifan lokal.

“Kami cuma minta sektor, jika sanggup yg jatah penduduk gampung & penemu biarkan kami sendiri yg ambil, janganlah seluruh diangkut kesana,” jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar